Jakarta, 12 April 2008 Makna perputaran itu adalah bergeraknya suatu hal terhadap suatu titik tertentu yang dijadikan sebagai poros dan suatu saat akan kembali ke posisi semula. Begitu pula kehidupan manusia, jika manusia mulai berkelana ke alam Dunia, maka ia akan kembali kepada-Nya. Lalu apa implementasi berputar pada kehidupan manusia..? Kehidupan manusia tak luput dari perputaran. Salah satu implementasi paling real adalah ketika kita shalat. Sewatu SMA, Almarhum guru saya pernah mengajarkan bahwa sebagai uamt islam yang taat, tanpa kita sadari, sesungguhnya kita telah melakukan perputaran itu minimal tujuh belas kali dalam sehari. Lalu apakah perputaran yang kita lakukan tanpa kita sadari itu …? Perputaran itu adalah shalat. Mungkin masih ada diantara kita yang belum menyadari bahwa bila kita shalat, kita telah melakukan perputaran. Salah satu syarat perputaran adalah telah menempuh jarak 360°. Bukti bahwa kita berputar saat kita shalat adalah dari mulai takbiratul ihram sampai kita ruku’, kita telah berputar sebanyak 90°. Dari ruku’ ke iktidal kita kembali berputar 90°. Lalu bila kita sujud, maka kita berputar sejauh 135°, dan 45° lagi saat sujud kedua (sudut dihitung saat kita berputar pada poros). Maka bila dijumlah secara keseluruhan, hasilnya adalah 360° (setara dengan satu putaran). Dengan kata lain, jika kita shalat 1 rakaat, maka kita telah melakukan 1 putaran. Bayangkan jika bumi tidak berotasi satu hari saja, dan planet2 lain berhenti berevolusi walaupun hanya satu putaran. Apakah yang akan terjadi..? Pastilah dunia ini akan kiamat. Begitu pula dengan manusia. Bila sudah tidak ada lagi manusia yang melakukan perputaran itu (walau hanya satu putaran), maka kiamatlah dunia itu. Bila ada satu komunitas yang tidak melakukan perputaran itu (walau hanya satu putaran), maka kiamatlah komunitas itu. Begitu pula dengan individu, bila ada satu individu yang tidak mau melakukan putaran tersebut (walau hanya satu putaran), maka KIAMATLAH individu itu…

Bumi berputar pada porosnya, planet2 berputar mengelilingi matahari, air berputar dan membentuk siklus air, kehidupanpun berputar membentuk sebuah roda kehidupan. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwasanya dalam kehidupan itu, perputaran itu sangatlah penting.
& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
assalamualaikum.
Komentar oleh risqi April 21, 2008 @ 1:51 pmsaya mau bertanya, alat fisika apa yang dapat saya rancang atau saya buat dengan konsep dinamika translasi dan rotasi?
karena percobaan ini akan dikumpulkan ke guru saya.
wa’aLaikum salam…
kalau ingin membuat model tentang konsep dinamika rotasi, sebenernya sih mudah saja. Mungkin salah satu model termudahnya adalah ayunan sederhana (yang bentuknya mirip komedi putar…). Labih detiLnya, mungkin bisa dipakai sebuah potongan kayu (atau apa sajaLah yang bisa digunakan sebagai pemberat) yang diikat pada ujung sebuah taLi, LaLu di putar.
Tapi kalo penerapan konkretnya ada pada roller coaster.
Komentar oleh x0nz April 22, 2008 @ 4:03 ambagaimana cara memahami lebih dalam lagi tentang fisika. coz, susah bgt masuknya di pikiran aku. palagi klo dah soal rumuz. duhhh banyak bgt. minta solusinya ya……
Komentar oleh chaca Januari 5, 2009 @ 1:46 amoh iya. juga minta tolong motivasi biar cinta banget ama fisika serta dapat mengaplikasikan pelajaran itu.
Komentar oleh chaca Januari 5, 2009 @ 1:49 amass…wr.wb
Komentar oleh veny-glare Januari 5, 2009 @ 1:51 amsaya mau bertanya,
dinamika rotasi ini sebenarnya penggabungan antara gerak translasi dan gerak rotasi atau bukan? apakah berhubungan dengan momen inersia
@ chaca
Sebenernya, hal yang terpenting dari fisika bukan rumusnya. Perlu diingat juga, ‘Physics is about concepts’, jadi kalo kita paham konsepnya, percaya ato ngga tau2 kita bisa nemu sendiri rumusnya.
Contohnya, waktu ujian dulu, saya pernah nemu soal yang saya ngga apal sama sekali rumusnya, tapi saya tau konsep (misalkan, kalo ada benda yang dilepaskan dari ketinggian tertentu, pasti jatuhnya makin lama makin cepat. Kalo gitu yang mempengaruhinya bukan kecepatan, tapi percepatan, dan berhubung tu benda jatuh, maka percepatan yang digunakan adalah percepatan gravitasi. Dapet deh rumusnya…)
Cinta sama pelajaran ngga jauh beda sama cinta sama orang (cheileeh…). Normalnya nih, kita bisa mencintai sesuatu karena kita sudah terbiasa atau sudah bersama terlalu lama. Jadi kalo kita kehilangan sesuatu ‘itu’, baru deh kerasa kita cinta sama ‘itu’. Cinta juga bisa tumbuh kalo kita sudah tau hal2 yang menarik dari sesuatu ‘itu’. So, carilah sesuatu yang menarik dari Fisika. Banyak banget lho hal yang menarik dari fisika. Contohnya, kalo ngeliat ‘roller coaster’ kenapa bisa cepet, ayunan di taman, kapal (udara maupun laut) kenapa bisa terbang ato mengapung, etc. Itu semua kan mengandung fisika yang cukup kental dan itu semua sangat menyenangkan
. So, mulailah mencari hal2 yang menarik dari fisika yah..
nb.
Komentar oleh x0nz Januari 9, 2009 @ 3:07 amdalam waktu dekat ini, saya berencana untuk bikin Edu-Game yang bertemakan fisika. Rencananya saya ingin menunjukkan pada dunia (halah), kalo ternyata physics is so funny. Doakan semoga cepet jadi yah…
@ veny-glare

Komentar oleh x0nz Januari 9, 2009 @ 3:15 amws.wr.wb
Wah, maksudnya gerak translasinya yang kaya gimana nih??
Kalo yang dimaksud gerak translasi itu gerak perpindahan. Maka jawabannya benar. Untuk penjelasannya panjang. Mungkin biar lebih efektif, bisa dibaca diartikel ini atau ini.
Semoga bermanfaat…
mana niii?
Komentar oleh yeniipizza Februari 15, 2009 @ 11:21 ammaksud n pembahasan dinamika rotasi nyy